.widgetSystem a{text-decoration:none;border-bottom:1px solid #46eb14;display:block;font-size:13px;font-weight:700;font-family:Arial,Arial,sans serif;-webkit-transition:all .5s ease 0;-moz-transition:all .5s ease 0;-o-transition:all .5s ease 0;transition:all .5s ease 0;margin:5px;padding:5px} .widgetSystem a:hover{background:#46eb14;color:#fff} .widgetSystem li{list-style:none;margin:5px;} .systemyondarkness{background:#000; height:140px; overflow:auto; margin-top:10px; border:2px solid #46eb14; border-radius:3px}

Minggu, 07 September 2014

07 September 2014

ini sering terulang, bahkan hampir setiap hari..
ku sangat muak dengan semua ini,, kau tau,? aku sangat menyayangi mu, ku tak ingin kau pergi dari ku,, 
pinta ku sederhana cukup diam dan saksikan bagaimana aku menjalani hidupku.
aku muak selama ini kau terus mencampuri semua hari hari ku dengan omelan mu,, aku sangat menyayangimu,, kau wanita pertama di hidupku,, bukan ku tak mau kau dekat denganku,, aku hanya bosan dengan kegagalan ini,, ya,,, kau tau.! aku selalu gagal dalam semuanya,, itu karena mu aku selalu luka,, karena mu luka ku tak pernah sembuh,, karena mu  ku selalu merasa sakit,, merasa jauh,, merasa tertinggal dengan yang lain,, merasa selau terhina oleh hinaan mu,,  dan kebodohanku mengikuti mu,, 
saat ini aku gila,, hanya bisa marah dengan rasa sakit ini,, semua yang ku lakukan serasa percuma,, bahkan aku tak menikmati hidup yang ku punya,, itu karena mu,,
entah bagaimana ? semua serasa hampa untuk usia ku yang semuda ini,, bahkan dengan semua yang ku miliki,,

Rabu, 20 November 2013

20 November 2013


bila ku bicara memang selalu salah di sudut pandangmu,, tapi mengapa kau tidak mengerti yang selama ini ku rasakan..

selama ini ku tidak pernah menuntut lebih darimu.. tetapi saatku menginginkan sesuatu pun kau tak bisa mengabulkan.. akupun tidak memaksakan nya,, karna itu sangat percuma bagiku,,,, ku tak pernah mendapatkannya,,


kenapa juga kau tidak pernah bersyukur dengan orang sepertiku,, jangan pula kau memandangku seperti bajingan seperti yang di luar sana,, aku masih sanggup menahan diri,,,,


kenapa juga kau tak pernah bersyukur dengan pengabdianku selama ini,, sedangkan kau sedikit banyaknya telah menerima jerih payahku,,


Aku selalu mencoba menerima keadaanku ini,, sudah beberapa tahun,, kau tau kan ?,,

apa kau juga masih ingat dengan janjimu saatku ku sekolah menegah pertama,, itupun tak kau tepati,, ku terima pula keadaan itu,,


ku jalani,, kujalani, dan selalu ku terima,,

merasa rendah diri, merasa tertinggal dengan yang lainnya,, bahkan kau tau hinaan dan cemooh orang orang terhadapku,, jangan kau lupakan itu,,

Aku pu tau hidupmu dulu juga susah,, tapi apa kau sadar dengan pola pikirmu dulu,,


Bicaraku memang selalu kasar padamu,, tetapi apa kau tau aku selalu dongkol padamu,,?


aku seperti ini sekarang,, menjalankan profesiku,, itu semua karena kamu,, tau,,!!!

jangan pula kau salahkan aku dengan bicaraku,, jangan katakan aku berdosa bila kau selalu memulainya,.


apa kau ingat,,?? dulu kau bilang kau yang membantuku,,, tetapi, lihat kenyataannya sekarang,, kau malah mengatakan yang sebaliknya yang kau katakan dulu padaku,,


aku selalu merasa tersakiti,, aku terlalu lelah untuk ini sekarang,,

ku igin jauh darimu,, tetapi yang kurasakan selalu penyesalan sekarang dan esok hari,,


Ini sudah keterlaluan..,,

Selasa, 19 November 2013

19 November 2013 20:20

"Tugas kita bukan untuk mencarinya (jodoh), tapi mempersiapkan diri untuk menerimanya. Ketika sudah siap menurut Allah, pastilah jodoh itu akan datang dari jalan yang tidak terpikirkan oleh kita," 

"Oleh sebab itu, Allah menentukan jodoh kita, maka tidak layak bagi kita merasa bimbang atau grasa grusu karena belum dapat (jodoh), kalau sudah sampai waktunya, jodoh itu pasti akan datang sendiri,"

"Firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 45, Dan jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya yang demikian itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Rabbnya, dan mereka akan kembali kepada-Nya,"

Senin, 18 November 2013

18 November 2013, 19:30

masih begini dan masih kalah oleh dunia yang sederhana tetapi sangat rumit,,,
lelah dengan tangisan dan rasa sakit,, apa harus selalu buntu begini,,
sebanyak apa asa ku bisa bertahan,,??
bagaimana pula dengan mu,,?? kapan Tuhan mempertemukan kita,,??
ku butuh kamu untuk menjagaku,,